Catatan Si Blogger

Mengunjungi Macau yang Memukau (Hari Pertama)

3 Dec 2014 - 12:27 WIB

Setelah setahun lebih nggak ada jadwal traveling ke luar negeri, akhirnya kesempatan untuk ngecap passport datang lagi. Kali ini akan mengunjungi Macau, sebuah wilayah otonomi khusus dari Republik Rakyat Cina eh Tiongkok. Lagi-lagi saya diundang sebagai Blogger oleh Macau Goverment Tourist Office (MGTO). Blogger lainnya yang ikut dalam rombongan adalah Barry Kusuma (Photographer), Alexander Thian (Buzzer), M. Fahmi (Travel Blogger), Puput Utami (Hijabers Heitz), Una (Travel Blogger) dan Shofi.

Kami berangkat minggu lalu tepatnya tanggal 24 Oktober 2014 tengah malam. Menggunakan pesawat Garuda Indonesia, tepat pukul 23.30 pesawat berangkat menuju Macau via Hong Kong. Jakarta - HK ditempuh selama 4 jam. Kemudian dilanjutkan ke Macau dengan menggunakan ferry “Turbo Jet” yang ditempuh dalam waktu 50 menit.

Selasa pagi tiba di Hong Kong International Airport. Berhubung jadwal ferry ke Macau jam 10.00 maka kami sempat istirahat sejenak sambil memanfaatkan wifi gratis dan kenceng di bandara. Sempet juga melakukan ritual “pagi” namun ternyata semua toilet di sini tidak ada semprotan untuk bilas jadinya cuma pake tisu :| Moral of the story dari kejadian ini adalah bawalah selalu tisu basah jika bepergian ke luar negeri.

Welcome at HK, coba cari yang bahasa Indonesia manaa?

Welcome at HK, coba cari yang bahasa Indonesia manaa?

Dari Bandara HK langsung terkoneksi ke pelabuhan menuju Macau

Dari Bandara HK langsung terkoneksi ke pelabuhan menuju Macau

Sambil nunggu ferry sempetin ngecharge gadget biar full

Sambil nunggu ferry sempetin ngecharge gadget biar full

Tepat jam 10 kita semua sudah ada di atas ferry “turbo jet” yang nyaman. Kita juga diberi sarapan roti lengkap dengan buah-buahan. Oya untuk bagasi ternyata tidak perlu diambil di bandara karena sudah terkoneksi secara langsung, jadi bagasi yang kita simpan dari Jakarta bisa langsung ambil saat kita tiba di Macau.

Dan akhirnya tepat jam 11.00 siang kita tiba di Pelabuhan Macau. Setelah mengurus bagasi perjalanan dilanjutkan menuju penginapan dan selama di Macau kita akan menginap di Hotel Sheraton Macau. Ternyata di sini ada Sheraton juga ya kirain cuma ada di Solo dan Jogja. Itu mah keratoooon. :)

Selfie dulu di Sheraton Macau signage

Selfie dulu di Sheraton Macau signage

Sebelum check in kita makan siang terlebih dahulu di Feast Restoran yang berada di lobby hotel. Aneka sajian kuliner dari berbagai negara tersaji dengan segar. Biar aman kami mengambil makanan seafood segar dan sushi. Ternyata ada juga terselip menu rendang balado. Bangga juga ya ada menu khas Indonesia. Cuma makanan di sini kurang sambal. Tidak ada chili terpaksa wasabi dilahap. Hah…puanasss!!!!

Setelah makan siang dan check in kami dipersilahkan istirahat di kamar masing-masing yang mendapat satu kamar setiap orang. Kamarnya wuih mewah banget, rasanya inilah kamar termewah yang pernah saya inapi. Suwer!!

Disambut Teddy Bear saat masuk kamar 2942

Disambut Teddy Bear saat masuk kamar 2942

Menjelang malam kami berkumpul kembali di lobby untuk mengunjungi Macau Tower. Di bangunan setinggi 338 meter itu kami akan makan malam. Serunya di 360 resto tersebut dapat berputar sehingga kita bisa menikmati keindahan Kota Macau secara keseluruhan. Selain itu du Macau Tower juga ada bungy jumping tertinggi di dunia milik AJ Hackett. Setelah puas berkeliling dan makan enak akhirnya sebelum kembali ke hotel kami sempat mengunjungi beberapa tempat di jantung Kota Macau seperti menikmati air mancur menari yang berada di depan hotel Wynn dan Grand Lisboa. Saat kembali ke hotel beberapa teman ada yang langsung istirahat, sedangkan saya sendiri ingin jalan-jalan di seputar hotel.

Makan malam di 360 Resto di Macau Tower

Makan malam di 360 Resto di Macau Tower

View dari Macau Tower

View dari Macau Tower

Pertunjukkan air mancur menari di depan hotel Wynn

Pertunjukkan air mancur menari di depan hotel Wynn

View Macau Tower dan jembatan di malam hari

View Macau Tower dan jembatan di malam hari

Sheraton Hotel tepat berada di jantung Macau. Bersebalahan dengan hotel bintang 5 lainnya seperti Four Seasons, Conrads, Sands Cotai dan The Venetian.Semua terkoneksi dengan koridor jadi bisa saling mengunjungi tanpa harus keluar dari hotel. Jadi menurut guide kami Pak Alan yang fasih berbahasa Indonesia dengan terkoneksi semua hotelnya jadi bintang 25 :) Saya sendiri ingin melihat The Venetian yang terkenal dengan kanal dan langit buatan.

Setelah menelurusuri lorong-lorong yang mewah karena di kiri dan kanannya terdapat toko-toko branded, akhirnya saya tiba di The Venetian. Saya cukup kaget ketika melihat langit yang berwarna putih dan biru seperti siang hari. Padahal waktu itu waktu sudah menunjukkan jam 11 malam. Kanal-kanal yang indah, persis diciptakan seperti Kota Venesia yang asli di Italia. Tidak terasa saya berputar-putar ke sekeliling area dan waktu sudah menunjukkan tengah malam, waktunya kembali ke hotel dan beristirahat karena besok jadwal padat sudah menanti.

The Venetian, liat langit dan kanal buatannya. Keren banget!

The Venetian, liat langit dan kanal buatannya. Keren banget!

(bersambung)


TAGS   Macau /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive