Catatan Si Blogger

Menjelajahi Sisi Modern Macau (Hari ke-3)

5 Dec 2014 - 16:18 WIB

Hari ke-3 kami diberi kebebasan untuk mengeksplorasi Macau hingga siang. Jadi saat sarapan di Feast Resto kami merencanakan akan kemana. Beberapa blogger ada yang mengajak ke City of Dreams, tapi ada juga yang memilih eksplorasi di kamar karena kecapean. Saya sendiri diajak Alex untuk mengunjungi kembali The Venetian. Karena kemarin sudah pernah kesana jadinya serasa jadi guide.

Sarapan bareng blogger. Mau kemana kita?

Sarapan bareng blogger. Mau kemana kita?

Tapi ternyata apa yang saya kunjungi kemarin ternyata belum semua. Bagian luar dari The Venetian belum dikunjungi dan ternyata suasana di bagian luar tidak kalah bagusnya dibanding dibagian dalam. Dan ketika kami memasuki bagian lobby hotel The Venetian langsung dibuat bengong. Interiornya yang didominasi warna keemasan begitu menakjubkan dengan desain khas Eropa. Termasuk langit-langitnya yang dilukis bergaya reanisance. Luar biasa. Serasa bukan di Macau. Serasa ada di Eropa seperti yang digambarkan dalam novel Da Vinci Code.

Bengong liat Lobby Hotel The Venetian.

Bengong liat Lobby Hotel The Venetian.

Tengoklah bagian atasnya

Tengoklah bagian atasnya

Tidak terasa, seteleah berputar-putar dan sedikit nyasar waktu sudah menunjukkan jam 12.30, waktu saat berkumpul di lobby Hotel Sheraton untuk makan siang bersama blogger lainnya. Sambil panik takut ditinggal kita bertanya kepada petugas yang jaga, namun rata-rata mereka tidak bisa berbahasa Inggris. Kosa kata dasar sekalipun. Kita ditunjukkan pada satu arah, kirain arah hotel Sheraton tapi ke arah petugas yang bisa berbahasa Inggris. Sementara petugas yang bisa berbahasa Inggris sedang melayani beberapa orang yang bertanya juga. Huaa alamat lama nih. Akhirnya kita nekat aja nyari-nyari jalan sendiri sambil terburu-buru dan akhirnya sampai juga di tempat janji berkumpul.

Acara makan siang hari ini akan diadakan di Grand Emperor Hotel yang menurut guide sebagian sahamnya milik pemain film Jacky Chan. Hotel ini bergaya Inggris, terlihat dari adanya dua buah kereta kerajaan yang berada di depan hotel dan pintu masuk hotel dijaga oleh dua orang Royal Army. Melihat dua tentara ini jadi inget Mr. Bean dan awalnya ingin punya rencana jahil seperti Mr Bean tapi segera dilupakan melihat sangarnya tampang tentara tersebut. Jadinya cuma selfie aja.

Selfie bareng Royal Army

Selfie bareng Royal Army

Ketika memasuki lobby kami dibuat kagum oleh lantainya yang ditanami oleh 88 batang emas. Luar biasa! Jadi dalam satu lantai ditanam 1 kg emas dan dilapisi oleh kaca tebal. Keaslian emas tersebut ditandai dengan adanya sertipikat resmi dari HSBC.

Jejeran emas di lobby Grand Emperor Hotel

Jejeran emas di lobby Grand Emperor Hotel

Selanjutnya kami naik ke lantai 5 untuk menyantap makan siang. Menu yang disajikan cukup beragam. Diawali oleh hidangan teh Inggris yang ternyata pahit, dilanjutkan dengan berbagai macam hidangan mulai dari dimsum dan makanan-makanan ajaib lainnya. Setelah selesai perjalanan kembali dilanjutkan dan tempat yang akan kita kunjungi adalah Hard Rock Hotel Macau.

Makan siang di Grand Emperor Hotel

Makan siang di Grand Emperor Hotel

Di Hard Rock Hotel kami melihat pertunjukan live seperti tari-tarian modern dan permainan modern. Selanjutnya kami memasuki kawasan City of Dreams dan menonton pertunjukan film “Dragon Treasure’s”. Dalam bioskop yang berbentuk setengah bola tersebut kami disuguhi film 4 atau bahkan 5 Dimensi karena seluruh gambar dalam film muncul disekeliling bangunan. Jadi kita menonton sambil berdiri dan melihat naga-naga yang sedang bertempur dengan gurita raksasa. Kadang kami harus berputar untuk melihat pergerakan naga-naga tersebut. Dan ketika naga mengeluarkan api, asapnya keluar dan memenuhi ruangan. Kurang lebih 10 menit film diputar, kami dibuat seperti memasuki dunia avatar, seperti yang diucapkan oleh Alex.

Dragon Treasures

Dragon Treasure’s

Belum selesai akan kekaguman pertunjukan tadi, kemudian kami diajak untuk menonton pertunjukan “The House of Dancing Water”. Jika dilihat dari pengunjung yang datang sepertinya pertunjukan ini adalah pertunjukan favorit. Ratusan bahkan ribuan orang datang dan mengantri pertunjukan dengan harga tiket masuk sebesar HK $ 700 - 1.000 (kurs Rp 1.800 = 1 HK $). Wah mahal banget yaa.

Tapi ternyata dengan harga sebesar itu jika melihat pertunjukannya memang wajar sih. Pertunjukkan benar-benar spektakuler, canggih dan tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Selama 1,5 jam kita dibuat kagum oleh pertunjukan kolosal yang banyak melibatkan berbagai orang dengan skill yang sempurna. Terjun bebas dari ketinggian 30 meter nyebur ke air tentu harus memiliki skill dan nyali yang mumpuni. Menyulap kolam air kemudian tiba-tiba berubah menjadi daratan yang kering tentu diperlukan teknologi yang canggih. Belum lagi permainan cahaya dan air mancur yang menari-nari indah ditimpa dengan dengan sinar laser yang memukai. Inilah pertunjukan paling seru yang pernah saya tonton. Rasanya rugi banget deh jika ke Macau melewatkan pertunjukan ini. Cuplikan pertunjukan bisa dilihat di video berikut : House of the Dancing Water

Setelah selesai pertunjukan kami semua sepakat inilah puncak dari kunjungan kami selama 3 hari Macau. Sambil menuju ke tempat makan malam di Galaxy Hotel Macau kami terus membicarakan keseruan saat menonton pertunjukan tadi. Tidak terasa kami sudah tiba di lobby Hotel Galaxy dan kembali kami disuguhi pertunjukan yang luar biasa. Terdapat sebuah kolam raksasa di tengah lobby kemudian muncul air mancur disekelilingnya. Kemudian air mancur tersebut naik dan menutupi bagian dalam kolam. Dan ketika air mancur turun nampaklah sebuah perhiasan raksasa berbentuk berlian yang indah ditimpa oleh cahaya berwarna-warni. Tidak lama kemudian air mancur kembali naik dan turun kembali dan perhiasan tersebut sudah tidak tampak.

Inilah Permata Raksasa di lobby Hotel Galaxy

Inilah Permata Raksasa di lobby Hotel Galaxy

Selanjutnya kami makan malam di Festiva, sebuah resto di kawasan Galaxy Hotel. Menu yang disajikan adalah kombinasi makanan khas Portugis dan Macau. Rasanya pun beragam dan unik. Rata-rata belum pernah ada yang mencobanya :D Tapi ternyata dessert-nya adalah Egg Tart kue khas Portugal yang menjadi makanan favorit kami semua.

Festive Resto yang bergaya retro

Festive Resto yang bergaya retro

Perjalanan hari ke-3 memberikan pengalaman yang begitu berharga dari sisi kehidupan modern Macau. Termasuk beberapa pertunjukan yang menampilkan teknologi paling canggih. Jika dilihat dari perkembangan kawasan saat ini Macau sedang giat membangun beberapa kawasan yang rencananya akan menyuguhkan penampilan yang menakjubkan. Akan menjadi banyak pilihan bagi wisatawan yang datang. Mau bergaya seperti Eropa, Amerika atau Asia sendiri.

Tahun ini genap 15 tahun Macau bergabung menjadi bagian dari daerah otonomi Republik Rakyat Tiongkok setelah lepas dari genggaman Portugis. Macau sepertinya akan menjadi pilihan utama dari wisatawan yang ada di kawasan Asia karena menyuguhkan beragam atraksi terkini dan juga menyimpan sejarah panjang antara kebudayaan barat yang dibawa Portugis dan kebudayaan timur dari Macau sendiri.

Jadi jika ada rencana trip liburan ke kawasan Hong Kong, rencanakan minimal satu hari saja untuk mengunjungi Macau, karena seperti yang kami alami akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dan diluar dari perkiraan semula.

-Selesai-


TAGS  


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive