Ada Double Decker di Museum Transportasi Indonesia
Sabtu lalu tanggal 12 Mei 2012 saya mendapat kesempatan mengunjungi Museum Transportasi Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Museum ini berisi kendaraan-kendaraan umum yang pernah ada di Indonesia. Mulai dari jaman kemerdekaan hingga saat ini.
Ada beberapa kendaraan yang cukup unik seperti kereta api kepresidenan yang dibuat pada tahun 1930. Kereta ini memiliki gerbong yang terbuat dari kayu dengan interior yang sangat sederhana.
Ada juga koleksi pesawat yang disumbangkan oleh Garuda Indonesia tipe DC-9. Awalnya cukup bingung bagaimana membawa pesawat sebesar itu ke tempat ini. Akhirnya setelah dijelaskan mengerti juga. Pesawat dibagi menjadi 3 bagian, lalu dibawa oleh kontainer dan kembali dirakit setelah tiba di lokasi.
Koleksi lain adalah bis tingkat yang pernah hadir di Jakarta pada tahun 1980-an. Sekilas bis ini mirip dengan bis Double Decker di Inggris. Koleksi terbaru adalah taksi pertama di Indonesia yang disumbangkan oleh Blue Bird Group.Taksi ini beroperasi pada tahun 1972 buatan pabrik Holden jenis Torana. Berikut ini foto-foto kendaraan yang berada di museum transportasi di Indonesia.
Komplek Museum Kereta Presiden RI
Inilah lokomotif kereta Presiden RI jaman kemerdekaan
Tulisan Merdeka Ataoe Mati!! di gerbong yang terbuat dari kayu
Interior kereta Presiden RI jaman kemerdekaan
Pesawat Garuda Indonesia DC-9
Oplet Si Doel Anak Betawi
Bis Tingkat yang mirip Double Decker
Taksi Blue Bird koleksi terbaru Museum Transportasi Indonesia
Catatan Si Blogger | Dari Blog Menjadi Buku
Lega. Itulah perasaanku ketika mendapat kepastian bahwa buku pertamaku akan diterbitkan. Setelah sekitar 4 tahun nge-blog, akhirnya bisa juga seperti blogger-blogger lain yang sudah menulis buku. Rasanya kurang afdhol menjadi blogger tapi belum menghasilkan karya sebuah buku.
Menerbitkan sebuah Blook, berasal dari kata blog dan book ~ istilah buku yang diterbitkan berdasarkan hasil tulisan-tulisan dari blog ~ tidak sesulit menerbitkan buku secara tradisional yang menulis naskah mulai dari nol. Dapat dikatakan materi sudah mencapai 50-75% karena sudah ada di blog lalu setelah itu perlu sentuhan akhir dan berkomunikasi dengan sang editor. Tapi tetap membutuhkan proses. Namun sebelumnya kita harus sudah memastikan bahwa buku kita akan diterbitkan. Percuma kan kita cape-cape menulis dan mengembangkan tapi ternyata ujung-ujungnya tidak diterbitkan.
Setelah aku mengumpulkan materi naskah buku yang aku ambil dari blog lalu aku email kepada seorang teman yang sering menerbitkan buku yang sebelumnya sudah berjanji akan mengenalkanku dengan penerbit. Lalu olehnya di forward kepada seorang editor senior pada sebuah penerbitan yang cukup dikenal dan ternyata naskah yang aku kirim menarik minat sang editor dan memintaku untuk mengembangkan naskahnya agar mencapai limit jumlah halaman minimal yaitu sekitar 80-100 halaman. Sementara naskah yang aku kirim cuma 25 halaman!
Sekitar 1 bulan aku tektok via email dengan sang editor, sesekali berbicara lewat telepon dan akhirnya setelah mencapai limit 100 halaman aku diminta datang ke kantornya untuk melakukan cek terakhir draft naskah tersebut.
Saat itu juga sang editor sudah berani menentukan tanggal terbit yaitu 29 Februari 2012 yaitu satu bulan dari hari itu. Proses akhir adalah membuat cover. Beberapa kali ada revisi dan akhirnya kabar bahagia itu datang dan pada tanggal 28 Februari kemarin aku mendapat paket buku yang berisi buku pertamaku. Oh senangnya…
Lalu aku mencoba mengecek ke toko buku Gramedia apakah sudah ada di toko tersebut sesuai dengan yang dijanjikannya dan ternyata bukuku sudah ada disana berjejer dengan buku-buku yang lain. Hampir seperti mimpi. Namaku tertera di covernya. Sebelumnya aku sudah cek via internet ternyata bukuku juga sudah dijual secara online dengan discount 15%.

Disini saya hanya berbagi bagaimana proses sebuah buku dibuat dari mulai naskah, pengembangan dan akhirnya menjadi diterbitkan. Bukan membahas isi dari buku tersebut. Sedangkan jika ingin mengetahui lebih jauh apa isi buku tersebut silahkan datangi toko buku yang sudah disebutkan diatas tadi (sedikit promo hehehe)
Semoga bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi blogger yang ingin menerbitkan sebuah buku.
Salam,
@harrismaul
Menjadi Pendonor Darah tu Keren!
Gimana nggak keren, satu kali mendonor darah kita bisa menyelamatkan 3 nyawa manusia. Keren kan? Bahkan lebih dari itu. Kita bisa menjadi saudara dengan yang diberi donor, badan menjadi segar dan kita mendapat pahala.
Sejak kuliah saya mulai rajin mendonorkan darah walaupun tidak rutin. Mendapat undangan dari @amerika via Facebook akan adanya kampanye #Blood4Nation segera saya luangkan waktu untuk menyempatkan diri ke @amerika - Pacific Place SCBD Jakarta pada hari sabtu 28 Januari 2012 pukul 11.00 siang. Apalagi acara ini dibuka oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bapak Jusuf Kalla dan Dubes Amerika Serikat Scot Marciel.
Benar apa yang dikatakan oleh Bapak Jusuf Kalla seperti yang dirilis di VOA Indonesia, bahwa Donor Darah harus dijadikan sebagai gaya hidup (lifestyle). Menjadi trendsetter, membuat orang bangga melakukannya. Bagi saya pribadi, kepemimpinan Pak JK sebagai Ketua PMI sungguh terasa, kebijakan-kebijakannya sungguh luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan ada unit layanan PMI di mall dan kini sudah tersedia di 10 lokasi mall di Indonesia. Belum lagi sudah tersedia 100 unit mobil PMI. Apa yang dilakukan oleh PMI sekarang adalah menjemput bola, mendatangi pendonor, bukan menunggu pendonor datang. Saya juga merasakan kadang malas jika harus datang ke lokasi PMI. Tapi kini bisa donor dimana saja termasuk di @america ini dengan suasana yang berbeda.
Pak JK ketua PMI sedang memberikan paparannya (foto : Facebook US Embassy Jkt)
Dubes AS Scot Marciel dalam sambutannya mengatakan, sejak tahun 1970, bulan januari dijadikan bulan donor darah di Amerika Serikat karena biasanya bulan januari jumlah sumbangan darah mencapai titik terendah. karena itulah beragam kegiatan donor darah diadakan di bulan itu untuk dapat meningkatkan jumlah sumbangan darah. Dan dalam rangka satu tahun @america yang juga jatuh pada bulan januari dan dengan semangat kesetiakawanan sosial, Kedubes AS mengadakan kegiatan donor darah ini sebagai kampanye #Blood4Nation dan membawa tradisi bulan donor darah ke Indonesia.
Dubes As Scot Marciel (foto : Facebook US Embassy Jkt)
Dalam kesempatan itu juga hadir Komunitas Blood For Life Indonesia atau lebih dikenal dengan akun twitter @Blood4LifeID yang selama ini peduli untuk membantu dalam pendonoran darah. Akun ini biasanya memberitahukan nama dan lokasi orang-orang yang sangat membutuhkan darah dan oleh followernya langsung direspon bila berada dekat dengan lokasi orang yang membutuhkan . Adalah Valencia Mieke Randa atau @JustSilly yang mendirikan komunitas ini dan kemanusiaan adalah alasan utama melakukan hal itu.
@JustSilly sedang diperiksa tekanan darah sebelum donor (foto : koleksi pribadi)
Berdasarkan informasi yang di rilis akun twitter @usembassyjkt, jumlah pendonor dalam dua hari tanggal 28 dan 29 Januari 2012 adalah 143 kantong darah. Sedangkan target yang dicanangkan oleh pihak Kedubes AS adalah 1200 donor. Jadi masih kurang sekitar 1000 lebih pendonor. Masih ada waktu dua hari lagi untuk mendonorkan darahnya yaitu tanggal 4 dan 5 Februari 2012 pukul 10.30 sampai 19.00 WIB.
Suasana donor darah di @america. Ayo jangan mau kalah! ( foto : koleksi pribadi)
Bagi Anda yang berusia 17-60 tahun dengan berat minimal 45 kg dan tinggal di sekitar Jakarta, ayo kita serbu @america di Pacific Place - SCBD Jakarta weekend nanti agar target bisa tercapai. Nyumbang darah itu keren bro!
Salam,
@harrismaul
Ini Bukti Marissa Haque Merubah Komentar Saya Dalam Postingannya
Awalnya tertarik membaca tulisan Marissa Haque dalam blog-nya : marissahaque.blogdetik.com yang berjudul :
Mulut Kotor Penyanyi Baru Dee Djumadi Kartika Trionya Memes Addie MS Motivasinya Apa Ya?: Marissa Haque Fawzi”
panjang amat ya judulnya :p
Dan setelah membaca tulisannya tidak lupa saya meninggalkan jejak berupa komentar seperti dibawah ini :

Komentar tersebut tidak langsung tampil karena menunggu moderasi pemilik akunnya dan setelah beberapa jam kemudian muncullah komentar saya dalam postingannya, namun saya cukup kaget karena komentar saya sudah berubah dan ada tambahan dalam kalimatnya. Simak komentar dibawah ini dan bandingkan dengan komentar diatas.

Dalam komentar yang sudah direvisi tersebut ada tambahan kalimat … walau dia akan digeser dari posisinya sbg Dekan FEMA IPB karena ulahnya.
Selain itu nama saya pun dirumah dari maulanaharris menjadi maulanaharrisimon.
Dengan demikian TERBUKTI, Marissa Haque merubah komentar-komentar yang masuk dalam tulisannya seperti yang dialami oleh teman saya @nonadita dan Rudigints.
Ekspresi Blogger Indonesia
@mataharitimoer & @harrismaul
proudly present :
Indahnya Bandungku : Dari A sampai Z
BANDUNG. Siapa yang tidak kenal dengan kota yang satu ini. Aku sempat tinggal di kota ini selama 5 tahun saat kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta. Begitu banyak sekali kenangan indah tentang kota ini hingga sulit untuk diungkapkan semuanya. Berikut ini ulasan tentang Indahnya Bandungku dari A sampai Z.
***
A - Alun-alun Bandung
Alun-alun yang berada di tengah kota menjadi salah satu landmark kota Bandung. Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit untuk berbelanja karena dikelilingi oleh beberapa mall. Disini juga terdapat Masjid Agung Bandung. Kita bisa menaiki salah satu menaranya dan bisa melihat keindahan kota.
Alun alun Kota Bandung
(foto : www.liceknoil.wordpress.com)
B - Braga
Jika ingin melihat Bandung Tempo Doeloe, lewatlah Jalan Braga. Disini kita temukan toko-toko yang masih terlihat seperti jaman Belanda. Termasuk jalannya yang menggunakan batu sehingga terlihat lebih artistik.
Jalan Braga Bandung
(foto : beingindonesian.tumblr.com)
C - Cihampelas dan Cibaduyut
Inilah dua tempat yang tidak boleh dilewatkan. Cihampelas adalah pusat penjualan jeans dan pernak perniknya. Sedangkan Cibaduyut adalah pusat penjualan sepatu dalam negeri. keduanya dikenal memiliki kualitas produksi yang baik.
Pusat Perdagangan Jeans Jl Cihampelas Bandung
(foto: paketwisata.blog.com)
D - Dago
Seruas jalan di tengah kota. Tempat nongkrongnya anak-anak muda Bandung. Berbagai komunitas setiap malam minggu nongkrong di tempat ini. Salah satu tempat favorit adalah Dago Pakar dan Dago Tea House.
Jalan Dago Bandung
(foto : visitkotabandung.wordpress.com)
E - Edukasi
Bandung adalah tempat edukasi atau pendidikan yang nyaman baik untuk pelajar maupun mahasiswa. Banyak sekali sekolah dan perguruan yang ada disini dengan fasilitas yang memadai seperti jaringan internet, perpustakaan, laboratorium dan kelengkapan lainnya. Dan kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi, baik sekolah negeri maupun swasta. Salah satu julukan Kota Bandung adalah sebagai Kota Pendidikan.
F -Factory Outlet
Salah satu alasan orang berbelanja ke Bandung. Banyaknya factory outley yang menawarkan pakaian branded dengan harga miring dan dijamin keasliannya.
Salah satu Factory Outlet di Kota Bandung
G - Gedung Sate
Landmark kota Bandung. Bangunan peninggalan Belanda ini dijadikan kantor Gubernur Jawa Barat. Ada juga wisata ke Gedung Sate dan bisa naik hingga ke puncaknya. Dari sana kita bisa melihat pemandangan Gunung Tangkuban Parahu yang indah.
Gedung Sate
(foto :www.igkomputer.com)
H -Hotel Savoy Homann
Bandung cukup banyak menyimpan warisan budaya seperti bangunan-bangunan peninggalan jaman Belanda. Bangunan itu kini dirawat dan dijadikan cagar budaya. Salah satunya adalah Hotel Savoy Homann. Bangunan lainnya antara lain Gedung Merdeka, Kantor Pos Besar dan masih banyak bangunan lainnya.
Hotel Savoy Homann Jl Asia Afrika Bandung
(foto : bookingkamarhotel.blogspot.com)
I - Institut Teknologi Bandung
Kawasan ITB yang berada di Jalan Ganesha juga menjadi tempat wisata yang cukup banyak dikunjungi. Disini bisa menyewa kuda untuk mengelilingi Jalan Ganesha dan sekitarnya dengan tarif Rp 10.000/putaran.
Taman Ganesha ITB
(foto: bandung.detik.com)
J - Jembatan Pasupati
Jembatan ini merupakan ikon baru Kota Bandung. Jembatan Pasupati menghubungkan Jalan Pasteur sampai Jalan Surapati. Pembangunan jembatan ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di kota Bandung.
Jembatan Pasupati : Pasteur - Surapati
(foto : ahmedfikreatif.wordpress.com)
K - Kawah Putih
Kawah Putih yang berada di Ciwidey adalah salah satu tempat wisata favorit untuk dikunjungi. Dengan danau yang berwarna putih dan dikelilingi oleh bukit bebatuan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Kawah Putih, Ciwidey
(foto : hotelgeulis.com)
L - Lapangan Gasibu
Lapangan yang berada di depan Gedung Sate ini adalah tempat olahraga. Namun kini berkembang menjadi tempat berjualan segala macam barang dan pernak-pernih di hari minggu atau libur. Cukup bingung juga kalau melihat orang-orang disana, mana orang yang akan berolahraga, mana yang akan berbelanja.
Lapangan Gasibu
(foto : wartanews.com)
M - Museum dan Monumen
Cukup banyak museum di Kota Bandung yaitu Museum Geologi, Museum Pos Indonesia, Museum Mandala Wangsit Siliwangi dan Museum Konferensi Asia Afrika. Sedangkan monumen ada Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Monumen Bandung Lautan Api.
Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat
(foto : bandung-wae.blogspot.com)
N - Nasi Ampera
Warung Nasi Ampere adalah rumah makan khas sunda yang berada di berbagai wilayah di Kota Bandung. Menyajikan berbagai macam masakan sunda seperti ayam goreng, babat, iso, sayur asem, tahun goreng, pete, pepes oncom dll dengan harga murah meriah.
Warung Nasi Ampera
(foto : kulinerbandungku.blogspot.com)
O - Observatorium Bosscha
Observatorium atau tempat peneropongan bintang Bosscha merupakan tempat tertua di Indonesia. lokasinya berada di Lembang dan menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi untuk penelitian bintang (astronomi).
Observatorium Bosscha - Lembang
(foto : bandung.jacktour.com)
P - Punclut
Sebuah tempat yang berada di bagian paling tinggi Kota Bandung. dari sini kita bisa melihat indahnya Kota Bandung terutama di malam hari.
Punclut di malam hari
(foto : desri.web.id)
Q - Qibil
Salah satu personel grup band The Changcuter. Banyak musisi dan band terkenal yang berasal dari Kota Bandung seperti Peterpan, ST 12, The Titans, Sm*sh, Cokelat, Pas Band, Mocca, Rossa, Aura Kasih dan masih banyak yang lainnya.
R - (De) Ranch Bandung
De Ranch adalah salah satu tempat wisata yang bernuansa peternakan seperti dalam film-film koboy Amerika. Lokasinya berada di daerah Lembang.
De Ranch Bandung
(foto : surfingparadise.blogspot.com)
S - Saung Angklung Mang Udjo
Adalah salah satu tempat tujuan wisata budaya di Kota Bandung. Disini tempat sanggar angklung yang merupakan alat musik tradisional Jawa Barat. Biasanya ada pementasan pada hari-hari tertentu.
Saung Angklung Mang Udjo
(foto : luxton.com)
T - Trans Studio Bandung
Inilah salah satu tempat favorit terbaru di Kota Bandung. Dengan wahana-wahana yang menarik, tempat ini menjadi tempat rekreasi favorit warga Bandung dan sekitarnya.
Trans Studio Bandung
(foto : koleksi pribadi)
U - Universitas
Coba datangilah universitas-universitas di Bandung dan dapat dipastikan akan melihat salah satu keindahan kota Bandung yaitu mojang-mojang yang gareulis :D
V - Villa Isola
Salah satu bangunan cagar budaya peninggalan Belanda. Kini digunakan untuk Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Setiabudhi Bandung.

Villa Isola
(foto: www.besthousedesign.com)
W - Wastukancana
Pasar bunga di Jalan Wastukancana adalah pusat perdagangan bunga segar di Kota Bandung. Bunga adalah salah satu ikon Bandung yang cukup dikenal yaitu Bandung Berhiber : Bersih, Hijau, Berbunga.
Pasar Bunga Wastukancana
(foto : panoramio.com)
X - X-Trans
Salah satu travel yang melayani Bandung - Jakarta. Selain itu ada juga Cipaganti, Day Trans dan masih banyak travel yang lainnya. Dengan adanya travel ini transportasi Bandung - Jakarta semakin mudah.
Y - Yogurt Cisangkuy
Salah satu kuliner yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. Dengan cita rasanya khas minuman ini sangat digemari terutama anak-anak muda. Seru juga buat nge-blog karena tersedia wi-fi gratis.
Z - Zoo (Kebun Binatang)
Kebun Binatang Bandung banyak dikunjungi oleh wisatawan dari daerah di Jawa Barat. Anak-anak cukup senang dengan hiburan aneka satwa ini. Biasanya pada liburan sekolah tempat ini cukup ramai dikunjungi.
Kebun Binatang Bandung
(Foto : igkomputer.com)
Once Upon a Time in Banten

BANTEN tidak akan pernah aku lupakan, karena pernah tinggal di sana selama 2 tahun menghabiskan masa SMA dari kelas 2 hingga lulus, saat orangtuaku ditugaskan di kota Serang. Setelah itu melanjutkan kuliah di Bandung. Dua tahun adalah waktu yang singkat, namun begitu banyak pengalaman berharga saat aku tinggal di kota ini.
Aku cukup kaget saat pertama kali masuk ke sebuah SMA favorit di Banten ini. Para pelajarnya pintar dan cerdas, namun tetap rendah hati. Bayangkan, dari 5 kelas yang mengikuti test masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 3 kelas lolos. Mayoritas masuk ke ITB dan Unpad. Selebihnya masuk PTN lainnya yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Itu aku lihat di papan pengumuman yang terpampang di dinding sekolah. Menurut seorang teman, sengaja dipasang disana untuk memotivasi murid-murid lainnya agar ikut berprestasi. Aku sempat melongo, oo ternyata disini gudangnya pelajar-pelajar pintar.

almamaterku
Selain rajin belajar, para pelajar di sini juga aktif dalam berbagai kegiatan olahraga seperti misalnya olahraga basket. Setiap tahun diadakan pertandingan basket antar SMA. Gedung Olah Raga (GOR) tempat pertandingan selalu penuh. Mereka bersaing secara sehat dan sportif. Tidak ada istilah tawuran. Selama aku tinggal disana tidak pernah mendengar ada tawuran antar pelajar seperti di kota-kota besar.
Sayang waktu cepat berlalu. Aku harus meninggalkan kota kecil yang bersahabat ini, seiring dengan ditugaskannya orangtuaku ke kota lain. Namun aku selalu mengikuti perkembangan Banten. Aku bangga sempat mengenal Gola Gong penulis cerita Balada Si Roy yang legendaris itu. Beliau kini ikut aktif membangun Banten dengan mendirikan Rumah Dunia di belakang rumahnya di Desa Ciloang, Serang, Banten.
Cita-cita awalnya adalah membangun sebuah perpustakaan untuk masyarakat di sekitar rumahnya, namun berkembang menjadi sebuah tempat untuk menjembatani kreatifitas anak-anak, pelajar dan mahasiswa Banten. Mengetahui minat anak-anak tersebut yang begitu tinggi, lalu Gola Gong lalu membeli lahan seluas 1.000 meter persegi dengan dana pribadinya dan sumbangan orang-orang yang peduli untuk pengembangan sanggarnya. Belakangan Rumah Dunia mendapat hibah dari Kemenpora untuk membangun sebuah gedung olahraga dan fasilitasnya yang representatif. Luar biasa!
Jujur, aku bangga dengan orang-orang seperti Gola Gong yang hidupnya didedikasikan untuk kemajuan daerahnya. Indonesia memerlukan orang-orang seperti dia dan Banten harusnya bangga memiliki putra daerah seperti seorang Gola Gong.
Gola Gong dan Rumah Dunia (foto : http://mataharitimoer.blogdetik.com)
Dengan potensi pelajar yang pintar aktif dan kreatif, termasuk para blogger yang berada di Banten bisa memanfaatkan keberadaan Rumah Dunia ini dan bergabung didalamnya karena rumah dunia terbuka untuk siapa saja untuk bersama-sama memajukan Banten tercinta.
Once upon a time in Banten, i will never forget in a lifetime.
Senyum Kembar Bersama Sang Diva

kamu cantik, aku tidak
kamu putih, aku hitam
kamu terawat, aku tidak
kamu seleb, aku blogger
begitu banyak perbedaan
tetapi kita memiliki senyum yang tulus
terima kasih @agnezmo
Bersujud di Masjid Penuh Filosofi di Samarinda
Dalam satu kesempatan aku bertugas untuk mengunjungi kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sesaat setelah mendarat di Bandara Sepinggan Balikpapan perjalanan kami lanjutkan menuju kota Samarinda melalui jalan berliku melewati Hutan Lindung Bukit Soeharto. Dalam perjalanan, karena perut sudah terasa lapar, akhirnya kami memutuskan untuk istirahat sejenak sambil makan siang di sebuah rumah makan. Uniknya nama rumah makan tersebut adalah Tahu Sumedang. Sebuah kuliner khas dari Kota Sumedang Jawa Barat. Ternyata jenis makanan ini disukai di wilayah ini hal ini ditunjukkan dengan selalu ramainya rumah makan tersebut dan yang lokasinya berada di kedua ruas kiri dan kanan jalan. Dan ketika aku mencicipinya, jujur saja rasanya lebih enak dari aslinya. Lebih gurih dan lebih crispi. Ditambah lagi dengan sambal rasa pedas-pedas manis. Sedangkan aslinya hanya menggunakan cabe ijo. Memang produk inovasi itu selalu lebih baik dari pendahulunya ya
Setelah kenyang perjalanan kami lanjutkan, tidak lupa membawa bekal untuk di perjalanan karena waktu tempuh untuk mencapai Kota Samarinda 2 jam lagi. Pemandangan sepanjang perjalanan adalah berupa hutan, kebun dan diselingi oleh rumah-rumah penduduk. Ada juga lokasi-lokasi yang dijadikan pertambangan batubara. Daerah ini memang dikenal sebagai produsen batubara terbesar di tanah air. Bayangkan setiap kita menggali tanah, yang ada itu emas hitam alias batubara.
Dan akhirnya tibalah di Kota Samarinda. Kota ini persis di tepian Sungai Mahakam. Melewati Jembatan Mahakam I yang seakan menjadi pintu gerbang untuk memasuki pusat kota. Saat itu sudah memasuki waktu sholat ashar dan kami memutuskan untuk mampir ke mesjid terdekat sebelum check in di hotel.
Sang sopir membawa kami ke sebuah mesjid yang - Subhanallah - megahnya, mirip dengan mesjid yang berada di Mekah. Ternyata kami dibawa ke MASJID ISLAMIC CENTER SAMARINDA. Mesjid terbesar di Pulau Kalimantan, bahkan terbesar dan termegah kedua di Indonesia dan Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal - Jakarta.
Masjid Islamic Center Samarinda (sumber foto : dokumen pribadi)
Setelah bersujud melakukan shalat, aku sempatkan untuk berkeliling untuk mengetahui lebih jauh tentang masjid megah ini yang letaknya berada ditepi Sungai Mahakam. Dan ternyata setelah melakukan eksporasi masjid ini penuh dengan nilai-nilai filosofi yang islami. Bagus nih untuk postingan di blog pribadiku.
Selasar masjid (sumber foto : dokumen pribadi)
Masjid ini memiliki luas bangunan 43.500 meter persegi dan terdiri dari 7 menara. Angka 7 terbilang istimewa karena cukup banyak makna yang terkandung dalam angka ini seperti jumlah hari, warna, langit, turunan dll. Untuk menara utama tingginya adalah 99 meter yang memiliki makna Asmaul Husma atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99.
Menara masjid dengan tinggi 99 meter (sumber foto : dokumen pribadi)
Sementara jumlah anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid berjumlah 33 buah anak tangga, sama dengan hitungan dzikir 33 x. Selain menara utama, masjid ini juga memiliki 6 menara yang mengelilingi bangunan utama. Angka 6 menunjukkan jumlah rukun iman.

Perhatikan anak tangganya, ada 33 buah (sumber foto : dokumen pribadi)
Tanpa terasa sudah satu jam aku habiskan untuk mengelilingi masjid ini. Akhirnya dengan berat hati kami pergi meninggalkan untuk segera mencari hotel untuk menginap.
kaligrafi di salah satu sudut masjid (sumber foto : dokumen pribadi)
Maket Masjid Islamic Center Samarinda (sumber foto : dokumen pribadi)
Dan ketika malam saat kami keluar hotel untuk mencari makan malam, kami sempat melewati masjid ini kembali dan melihat pemandangan yang indah dengan cahaya yang terang benderang.
Semoga suatu saat nanti aku bisa bersujud kembali di masjid ini
(sumber foto : dokumen pribadi)
Ekspresi Blogger Saat Menikmati Keindahan Indonesia
Tahun 2011 aku memiliki kesempatan berkeliling ke Pulau Sumatera, mulai dari Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam.
Kesempatan ini tentu tidak aku sia-siakan untuk menikmati keindahan alam Indonesia yang tersebar di pulau andalas tersebut. Sebagai seorang blogger tentu aku harus membawa senjata andalan yaitu netbook dan kamera.
Berbagai keindahan itu aku tulis di blog dan aku abadikan dengan kamera dengan berbagai ekspresi. Hampir setiap hari aku copy foto-foto dan video tersebut dari kamera ke netbook karena memory card selalu penuh. Aku rekam sebanyak-banyaknya, namun keindahan Indonesia seakan tidak ada habisnya.
Blogger dikenal narsis, karena selalu memperlihatkan keberadaannya lewat foto di blog pribadinya atau lewat sosial media. Sesungguhnya itu bukan narsis, namun lebih memperlihatkan eksistensinya sebagai seorang blogger.
Antara narsis dan eksis memang beda tipis. Seorang blogger harus pandai mengekspresikan eksistensinya dengan baik sehingga tidak terkesan narsis atau sombong.
Berikut ini adalah ekspresi aku sebagai seorang blogger saat menikmati keindahan Indonesia edisi Pulau Sumatera.

Ada 9 ekspresi yang ditampilkan :
1. Saat berada di Candi Muaro Jambi aku ekspresikan dengan foto detik.com sebagai objek-nya
2. Saat berada di kaki Gunung Kerinci yang akan aku naiki sempat berekspresi melakukan tweet lewat smarphone
3. Saat berada di Jembatan Ampera Palembang, aku berekspresi seakan-akan mendorong pilar jembatan tersebut
4. Saat berada di Istana Pagaruyung- Batu Sangkar dengan bangunan yang menakjubkan
5. Saat berada di monumen Jam Gadang berekspresi di foto pas tengah malam
6. Saat berada di Masjid Baiturrahman - Banda Aceh yang megah
7. Saat berada di Nias ikut berekspresi dengan meloncati batu setinggi 2,1 meter
8. Saat berada di Sungai Alas ikut berekspresi naik arung jeram untuk pertama kalinya
9. Saat berada di Tugu Kilometer Nol Indonesia di Sabang, Pulau Weh, berekspresi benar-benar menginjakkan kaki di tugu tersebut.
Itulah ekspresiku sebagai seorang blogger saat menikmati sebagian keindahan alam Indonesia. Aku berusaha tidak narsis tapi tetap eksis dan dengan mengekspresikan kebebasanku.








